Musyawarah adalah napas kehidupan desa. Di Kutajaya, balai desa menjadi ruang penting tempat berbagai keputusan bersama dirumuskan.
Balai desa digunakan untuk rapat, pertemuan warga, hingga kegiatan sosial.
Dari tempat inilah suara masyarakat disampaikan dan dipertimbangkan dalam arah pembangunan desa.
Kepala Desa Kutajaya, H. Udin Suherman, menegaskan bahwa pembangunan yang baik lahir dari musyawarah.
Balai desa menjadi simbol demokrasi lokal yang hidup dan berjalan.
Tidak jarang, balai desa juga menjadi tempat kegiatan kebudayaan dan pembinaan masyarakat.
Ruang ini mempertemukan berbagai lapisan warga dalam suasana kekeluargaan.
Balai desa Kutajaya adalah ruang kebersamaan, tempat perbedaan pandangan disatukan demi kepentingan bersama.
Editor : MdE Kutajaya ‘Bergerak Berdampak’