Bagi masyarakat Desa Kutajaya, kantor desa bukan sekadar bangunan administratif.
Tempat ini adalah ruang bertemunya kebutuhan warga dengan pelayanan pemerintah desa.
Setiap hari, warga datang dengan beragam keperluan. Mulai dari administrasi kependudukan, konsultasi pelayanan sosial, hingga sekadar bertanya informasi.
Kantor desa menjadi titik awal penyelesaian berbagai urusan masyarakat.
Sekretaris Desa Kutajaya, Ahmad Nawawi, menjelaskan bahwa kantor desa dirancang sebagai ruang pelayanan yang terbuka dan ramah.
Prinsipnya sederhana: warga harus merasa dilayani, bukan dipersulit.
Selain sebagai pusat pelayanan, kantor desa juga menjadi ruang koordinasi pemerintahan.
Di sinilah perencanaan pembangunan dibahas, evaluasi dilakukan, dan keputusan diambil melalui musyawarah.
Kantor desa Kutajaya bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol kehadiran pemerintah desa di tengah masyarakat.
Editor : MdE Kutajaya ‘Bergerak Berdampak’